LAPORAN AKHIR M3



1. Jurnal [Kembali]

1. Hukum Ohm

R terbaca

V

I

R perhitungan

560

4,88 V 

14 mA 

 348

1k

 4,92 V

6 mA 

 820

1k2

 4,93V

6 mA 

 821

 

 

2. Hukum Kirchoff

•       Hukum Kirchoff 1

 

R terbaca

V

I 1,2,3

(Perhitungan)

I total

 

I Perhitungan

560

 

 

4,98 V 

10 mA 

 

 

20 mA

 

 

21 mA

680

 9 mA

750

 2 mA

 

•       Hukum Kirchoff 2

 

R terbaca

I

V 1,2,3

(Perhitungan)

V Rtotal

 

∑V

560

 

 

2 mA

0,027 V 

 

 

3,346 V

 

 

3,98

680

1,195 V 

750

 1,325 V

                     

 


3 . Teorema Mesh

 

 

Resistor

Resistansi

Tegangan terukur

Arus

(I=V/R)

 

Arus Mesh (perhitungan)

Terbaca

Terukur

Ra

 1000

 0,986

2,99 

 0,003

IRa

 0,003

Rb

 1000

 1026

0,788 

0,00076 

IRb

0,00079 

Rc

1000 

 0,631

0,324 

0,0034

IRc

0,0032 

 

Rd

 1000

 1069

2,115 

 0,0019

IRd = I1

– I2

0,0022 

 

Re

 1000

0,98 

 0,555

 0,00056

IRe = I2

– I3

 0,00047

Rg

 1000

 0,975

 0,262

0,0008 

IRg

0,0008 

 



2. Prinsip Kerja
[Kembali]

1. Hukum Ohm

a. Buatlah rangkaian seperti gambar di bawah

 



b. Pilih resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi

c. Ukur tegangan dan arus memakai voltmeter dan amperemeter dan catat

pada jurnal percobaan.

2. Hukum Kirchoff

a. Buatlah rangkaian seperti gambar rangkaian di bawah

Gambar 3.5

b. Pilih resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi

c. Ukur tegangan dan arus memakai voltmeter dan amperemeter

dan catat pada jurnal percobaan.

3. Voltage & Current Divider

a. Buatlah rangkaian seperti gambar rangkaian di bawah

Gambar 3.6

 

b. Pilih resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi

c. Ukur tegangan dan arus memakai voltmeter dan amperemeter

dan catat pada jurnal percobaan.

4. Teorema Mesh

a. Buatlah rangkaian seperti gambar rangkaian di bawah

Gambar 3.7

b. Pilih resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi

c. ukur tegangan dan arus memakai voltmeter dan amperemeter dan

catat pada jurnal percobaan.

 

5. Nodal

a. Buatlah rangkaian seperti gambar rangkaian di bawah

 

Gambar 3.8

b. Pilih resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi

c. ukur tegangan dan arus memakai voltmeter dan amperemeter dan

catat pada jurnal percobaan.

6. Teorema Thevenin

a. Buatlah rangkaian seperti gambar rangkaian di bawah

Gambar 3.10

b. Pilih resistor dengan resistansi sesuai dengan kondisi

c. ukur tegangan dan arus memakai voltmeter dan amperemeter dan

catat pada jurnal percobaan.

 

3. Video Percobaan [Kembali]

1. Hukum Ohm


2. Hukum Kirchoff

3. Teorema Mesh



Hukum Ohm

1. Bandingkan nilai resistansi terbaca dan perhitungan

    Rterbaca = 560Ω, 1.000Ω, 1.200Ω

    Rperhitungan = 348Ω, 820Ω, 821Ω

Terdapat perbedaan yang besar pada semua resistor, pada resistor 560Ω perbedaannya mencapai 212Ω, pada resistor 1000Ω perbedaannya  yaitu 180Ω, pada resistor 1200Ω perbedaannya yaitu 379. Hal ini dikarenakan terdapat faktor seperti toleransi resistor, komponen fisik resistor tidak pernah 100% benar dengan nilainya, artinya, pasti ada toleransi pada tiap-tiap resistor, sehingga nilai yang terbaca tidak selalu sama dengan nilai perhitungan.

Hukum Kirchoff

1. Bandingkan nilai Itotal perhitungan dengan Itotal pengukuran!

Itotal perhitungan = 21 mA

Itotal pengukuran = 20 mA

Perbedaan antara Iperhitungan dengan Ipengukuran ialah 1mA, perbedaan ini termasuk dalam kategori kecil, persentase error 5%, perbedaan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti praktikan melakukan pembulatan ataupun masing-masing alat ukur memiliki hambatan dalam yang berbeda-beda. Persentase error 5% juga menandakan bahwa percobaan termasuk berhasil.

2. Bandingkan nilai Vtotal perhitungan dengan Vtotal pengukuran!

Vtotal perhitungan = 3,98 V

Vtotal pengukuran = 3,346 V

Perbedaan sebesar 0.634 V dengan presentase error 18%. Persentase error cukup besar, hal ini terjadi karena beberapa faktor seperti dtiap alat ukur memiliki resistansi internal yang mempengaruhinya, serta resistor yang juga memiliki nilai toleransi masing-masing, tergantung resistor yang digunakan. Faktor lingkungan juga dapat mempengaruhi hasil pengukuran seperti suhu.

Teorema Mesh

 1.    Bandingkan nilai resistansi terbaca dengan terukur!

 

Resistor

Resistansi

    

    Selisih

Terbaca

Terukur

Ra

1.000

986

14

Rb

1.000

1.026

26

Rc

1.000

931

61

Rd

1.000

1069

69

Re

1.000

980

20

Rg

1.000

976

24

Rf

1.000

975

25

 

Selisih nilai resistansi antara yang terbaca dengan yang terukur sekitar 14-69 Ω. Selisih ini termasuk kecil. Hal ini bisa disebabkan karena kesalahan dalam pengambilan atau pengelolaan data, kelonggaran kabel, dan alat ukur yang tidak dapat membaca nilai dalam skala yang kecil.

 

2.    Bandingkan arus terukur dan arus hasil perhitungan!

I terukur

I perhitungan

Selisih

0,003

0,003

0

0,00076

0,00079

3

0,00034

0,00032

2

0,0019

0,0022

3

0,00056

0,00047

9

0,0008

0,0008

0

0,0002

0,0002

0


selisih antara arus terukur dan arus terhitung tidak terlalu jauh berbeda dan dapat dikatakan cukup kecil. Hal ini dapat disimpulkan bahwa nilai yang didapat saat praktikum sudah cukup akurat. Perbedaan nilai ini mungkin bisa disebabkan karena kesalahan pengukuran dan nilai resistansi yang sudah berubah karena pengaruh suhu dan sebagainya.

 

5. Download File[Kembali]

Laporan Akhir [disini]

Tugas Pendahuluan [disini]

Download Vidio Analisa [disini]



Komentar

Postingan populer dari blog ini